HDTV dan WEB-DL di Hati Relawan Penerjemah Serial TV

Nah loh, ini nih yang cukup jadi polemik. Kenapa? Untuk penikmat serial televisi dengan berbagai genre-nya, pasti punya pilihan favorit antara versi HDTV dan WEB-DL. Bagaimana dengan pilihan para relawan penerjemah? Biasanya pilihan para relawan penerjemah tergantung para penikmatnya. Bila lebih banyak penikmat versi HDTV, tentunya para relawan akan lebih condong untuk menerjemahkan versi HDTV dibanding WEB-DL. Itu yang terjadi biasanya, walau itu tidak mutlak.

Pekan lalu saya membuat terjemahan subtitle untuk episode pertama serial televisi yang baru, Scorpion. Saya membuatnya cocok dengan timing yang ada dengan versi WEB-DL dari micromkv. Dalam sepekan, jumlah unduhan ada sekitar 170 kali. Pekan ini versi WEB-DL episode ke-2 dari micromkv ketinggalan sehari dari rilis versi HDTV milik nItRo. Jadi saya membuatkan terjemahan yang sesuai dengan timing versi HDTV. Kemudian saya melakukan sinkronisasi waktu dengan versi WEB-DL yang saya unduh setelah dirilis. Berikutnya saya mengunggah hasil terjemahan tersebut. Hasilnya? Hanya dalam satu hari, jumlah unduhan sudah melewati jumlah unduhan untuk episode pertama. Selain itu, versi sinkronisasi untuk HDTV yang dibuat oleh relawan lain dari terjemahan saya, memiliki jumlah unduhan lima kali dalam sepekan ini.

Bagaimana kesimpulannya? Saya sendiri akan berusaha tetap fokus melakukan alih bahasa untuk episode Scorpion selanjutnya. Untuk pemilihan versi, saya tetap akan mengusahakan adanya terjemahan versi WEB-DL karena sudah saya rencanakan dari awal. Hanya saja prioritasnya berubah dengan mencantumkan kedua versi tersebut, tidak hanya untuk WEB-DL.

Oh iya, untuk subtitle berbahasa Indonesia episode dua serial Scorpion, bisa diunduh di sini.

sutriadi

Moslem, physician teacher, amateur programmer.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *